Biker's Family Jakarta, Ciwidey Touring 16-19 March 2007
Setelah menunggu kurang lebih 11 bulan sejak touring terakhir ke Ciater, Subang tahun lalu, akhirnya touring ke Ciwidey terlaksana juga pada tanggal 16-19 Maret 2007. Tidak seperti touring-touring sebelumnya, peserta touring kali ini tidak banyak. Bahkan beberapa orang diantaranya mundur menjelang hari keberangkatan. Tidak ada alasan yang jelas mengapa hal ini terjadi. Mungkin karena faktor finansial, karena touring diadakan pada pertengahan bulan? atau karena faktor jarak yang menurut mereka terlalu jauh? Well, I don’t know… tapi yang jelas kami, 14 BFJ sejati hehehe yang terdiri atas 7 sepeda motor dan 1 mobil, telah menaklukan Ciwidey pada hari itu.
Berangkat dari Graha Irama, Kuningan, Jakarta pada hari Jum’at, 16 Maret 2007 pukul 22.30, menempuh rute Mampang Prapatan – Lenteng Agung – Depok – Bogor – Ciawi – Puncak – Cipanas – Cianjur – Padalarang – Cimahi – Bandung - Ciwidey. Khawatir akan terjadi kemacetan di jalan toll karena hari itu adalah long weekend, sengaja kami berangkatkan BFJ yang bermobil duluan dan janjian ketemu di Puncak Pass untuk selanjutnya berangkat bareng menuju Bandung.
Delapan sepeda motor (satu BFJ memandu sampai Bogor) dengan gagah berani menembus gelapnya dan membelah dinginnya malam dengan satu tujuan, bertemu rombongan mobil di Puncak Pass. Tidak ada hambatan berarti sepanjang rute itu kecuali satu BFJ sempat terkena razia polisi di Ciawi akibat telat bayar pajak atas tunggangannya, tapi seperti biasa yang kita lakukan bila kena razia, dengan nego-nego sedikit dan sisipan uang Rp. 20.000,- semuanya bisa teratasi heheheh…
Sekitar pukul 2 dini hari akhirnya rombongan sepeda motor bertemu dengan rombongan mobil di Puncak Pass. Setelah melepas lelah dan minum segelas cokelat hangat sambil menikmati alunan lagu para pemusik jalanan, akhirnya perjalanan pun dilanjutkan.
Seperti telah diperkirakan sebelumnya, kami tiba di Bandung tepatnya di kantor cabang Rama, pada pukul 5 pagi. Semua BFJ dapat dengan tenang memejamkan mata sejenak, melepas lelah di sini setelah berkendara selama kurang lebih 6 jam. Oiya tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada rekan kami di cabang Bandung yang telah menerima kami dan menjamu kami dengan sarapan paginya.
Kira-kira pukul 11 pagi perjalanan kami lanjutkan menuju Ciwidey, tujuan akhir dari touring ini. Rute Bandung – Ciwidey kami tempuh dalam waktu kurang lebih 4 jam setelah terjebak macet di daerah Cibaduyut. Tak lupa kami santap siang dengan menu khas Sunda, yaitu ayam goreng dan sayur asem, di Jl. Raya Ciwidey. Ada satu hal yang mungkin bagi beberapa orang diantara kami tidak dapat melupakan kenangan di tempat makan ini.. aya awewe geulis euy, kayaknya sih yang punya tempat makan itu, soalnya awal tahun kemarin pas saya berlibur bersama keluarga ke Ciwidey, saya sempat makan siang di situ dan lihat cewe itu juga heheheh…dan seperti biasa, cewe itu selalu saja mondar mandir..
Kira-kira pukul 3 sore, setelah menempuh jarak kurang lebih 230 km dari Jakarta, akhirnya kami tiba di villa Kidang Kencana, Ciwidey, tempat kami istirahat yang telah dibooking jauh hari sebelumnya. Udara dingin pun mulai kami rasakan begitu kami memasuki Ciwidey. Hal ini menjadi begitu terasa karena hari itu turun hujan di Ciwidey.
Malam pertama di Ciwidey kami habiskan dengan nonton bola bersama sambil berbincang-bincang ringan. Tak banyak yang kami lakukan malam itu karena mata terasa berat dan badan pun terasa amat letih karena sebagian besar dari kami tidak merasakan nikmatnya tidur di atas kasur selama 24 jam terakhir. Dan akhirnya semua pun terlelap, tidur.. meskipun sebelumnya harus berjuang rebutan selimut bahkan bagi sebagian orang yang tidak kebagian selimut, seprai pun akhirnya dijadikan bahan pelindung dinginnya malam itu di Ciwidey..
Hari kedua di Ciwidey, saputan awan putih menyelimuti perbukitan di sekeliling villa kami.. hujan pun turun tak henti-hentinya.. Rencana kami hari itu adalah berkunjung ke objek wisata situ patengan dan kawah putih. Meskipun mundur dari jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya, kira-kira pukul 12 siang kami pun mulai berangkat menuju situ patengan. Letak objek wisata situ patengan tidak terlalu jauh dari villa kami, kira-kira 5 km atau 15 menit berkendara. Hari itu situ patengan ramai dikunjungi para wisatawan.
Setelah memparkirkan kendaraan, kami pun mulai berjalan menuju tepi situ. Kami berencana menglilingi danau dengan menyewa perahu. Sementara kami bernegosiasi dengan pemilik perahu, dalam hitungan menit, saputan awan putih mulai turun di situ patengan. Tak lama kemudian hujan lebat diiringi angin kencang menerpa kami semua. Semua orang sibuk mencari tempat berteduh. Karena situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan, akhirnya kami pun gagal berperahu mengelilingi situ. Kami hanya duduk dan berteduh di tepian situ. Setelah hujan reda, kami akhirnya kembali ke villa. Rencana ke kawah putih pun kami gagalkan, karena asumsi kami cuaca di kawah putih akan lebih tidak bersahabat lagi.
Tiba di villa kira-kira pukul 4 sore, kami habiskan waktu dengan berkaraoke bersama. Tak kurang dari empat album mulai dari Obie Mesakh dengan Nathalia dan Semut Merah-nya, D’lloyd dengan Ondel-ondelnya sampai Jablay dan SMS pun kami lantunkan sore itu. Setelah puas berkaraoke ria, kegiatan kami lanjutkan dengan berenang bersama dan berbola-volley ria di kolam air panas yang ada di depan villa.
Malam kedua di Ciwidey kami isi dengan bincang-bincang yang temanya sedikit formal, yaitu mengevaluasi touring kali ini dan langkah-langkah BFJ selanjutnya. Setelah selesai bincang-bincang, kembali kami isi malam itu dengan berkaraoke bersama. Tak lupa kami ingatkan para Bikers untuk mendapatkan istirahat yang cukup malam itu, karena keesokan harinya harus mengendarai tunggangannya kembali ke Jakarta.
Tdak seperti hari kemarin yang mana hujan turun tak henti-hentinya, dihari ketiga di Ciwiday matahari tampak terang bersinar, langit pun tampak biru. Cuaca hari itu sangat cerah, seakan membujuk kami untuk tinggal lebih lama lagi di Ciwidey. Tapi sesuai rencana sebelumnya, pukul 9 pagi kami harus meninggalkan Ciwidey, menuju Bandung. Sengaja kami singgah di Bandung untuk memberi kesempatan kepada BFJ membeli oleh-oleh untuk dibawa pulang ke Jakarta. Kira-kira pukul 12 siang, kami sudah tiba di Bandung. Setelah beberapa BFJ membeli oleh-oleh secukupnya, kami pun beristirahat sejenak di kantor Rama.
Kira-kira pukul 1.30 siang, kami pun akhirnya bergerak meninggalkan Bandung menuju Jakarta. Kami berpisah dengan BFJ yang bermobil sejak itu. Mereka bergerak menuju Jakarta melalui jalan toll sedangkan kami para Bikers bergerak menuju Jakarta melalui rute Cimahi – Padalarang – Cianjur – Cipanas – Puncak – Ciawi – Bogor – Cibinong – Jakarta.
Setelah sempat tersendat di Cimahi akibat kepadatan lalu lintas, dengan mulus kami arungi jalanan di Cipatat dengan kecepatan cukup tinggi karena ternyata ada Valentino Rossi dan Dani Pedrosa di depan rombongan yang sedang menjajal tunggangannya heheheh. Sayang saat itu speedometer di tunggangan saya mati sehingga saya tidak mengetahui berapa kecepatan saya saat itu.
Kami sempat istirahat sejenak di Ciranjang, Cianjur. Selanjutnya kami santap siang hummm santap sore tepatnya, di Cipanas pada pukul 3 sore. Setelah selesai santap sore, perjalanan pun kami lanjutkan menuju Puncak. Setelah berkendara kurang lebih 1 jam, kami terjebak kemacetan karena saat itu sedang diberlakukan sistem buka-tutup di jalur Puncak. Akhirnya kami memutuskan untuk kembali beristirahat sambil menunggu dibukanya jalur Puncak yang menuju Jakarta.
Kira-kira pukul 5.30 pun akhirnya jalur Puncak menuju Jakarta dibuka. Tak ayal lagi kami pun tancap gas karena jalanan relatif kosong saat itu. Tanpa terasa sekitar pukul 6.15 kami sudah memasuki Ciawi dan sempat beristirahat untuk melaksanakan ibadah sholat maghrib di satu SPBU.
Selesai istirahat perjalanan pulang ke Jakarta kami lanjutkan melalui rute Bogor – Cibinong. Satu BFJ sudah tidak bersama kami lagi saat itu karena beliau adalah penghuni Bogor dan dipastikan kalau beliau sudah pulang menuju rumahnya. Rute Bogor – Cibinong – Jakarta terasa amat melelahkan bagi kami. Hal ini mungkin disebabkan karena tingkat kejenuhan yang sudah memuncak sehingga kami sudah tidak dapat berkonsentrasi selain disebabkan juga oleh jalanan yang tidak bagus.. banyak lubang di rute tersebut. Yang ada di benak kami semua adalah sampai di rumah dengan selamat dan dapat beristirahat dengan sempurna hehehe.. Untunglah tidak terjadi apa-apa dengan kami dan kami pun mulai memasuki Jakarta pada pukul 8 malam. Saya sendiri akhirnya memisahkan diri dari rombongan di Pancoran untuk menuju kosan. Kira-kira pukul 8.30 saya sudah sampai di kosan dengan selamat tak kurang sesuatu apapun, begitu pun dengan tunggangan saya.
Itulah sekilas catatan tentang touring BFJ ke Ciwidey, 16-19 Maret 2007. Semoga kami dapat touring lagi ke lokasi lain dengan peserta yang lebih banyak dalam waktu dekat ini. Sampai jumpa di touring berikutnya.
Labels: BFJ Ciwidey Touring

1 Comments:
Wah..asyik bgt tuh...
Geus lila urang teu ulin jeung babaturan siga kitu sep.....
Ajak-ajak euy....
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home